01 Maret 2018 | Desy - Redaksi | News

Allegion Bekerja Sama dengan Nuki, Inovator Rumah Pintar Eropa

Allegion, penyedia solusi dan produk keamanan global, melalui salah satu cabangnya telah menanam investasi di Nuki, inovator rumah pintar asal Eropa.

Didirikan di Austria pada 2014, produk andalan Nuki adalah kunci pintar retrofit untuk sektor residensial. Nuki Smart Lock, yang dapat dipasang dengan mudah di atas kunci yang sudah ada, menawarkan Bluetooth dari ponsel dan kredensial Nuki Fob, serta cocok dengan sebagian besar kunci Eropa. Ketika digunakan dengan Nuki Bridge, dia menyediakan konektivitas internet permanen dan kontrol pemilik rumah dari jarak jauh. Dengan Nuki Box, yang merupakan tambahan terbaru portofolio produk perusahaan tersebut, pintu masuk apartemen menjadi sistem akses yang pintar.

Wakil Presiden Senior Allegion dan Presiden EMEIA, Lúcia Veiga Moretti, mengatakan investasi strategis di Nuki ini memperluas jejak Allegion di pasar IoT Eropa yang semakin berkembang.

“Kerja sama kami dengan Nuki adalah contoh lain komitmen Allegion untuk memimpin konvergensi elektromekanik dalam industri keamanan,” kata Veiga Moretti. “Bisnis ini memiliki para pemimpin berpikiran inovatif yang akan menjadi mitra kolaborasi yang luar biasa. Nuki benar-benar pionir dalam bidang kunci pintar residensial di Eropa. Dan, dengan ekosistem kami berdua yang terbuka, kami dapat bekerja sama untuk mengembangkan platform digital terbaik di kelasnya.”

Melalui kerja sama ini, Allegion dan Nuki akan bersama-sama mengembangkan inisiatif komersial yang mempercepat pertumbuhan.

“Seperti solusi portofolio Allegion, kunci residensial kami sederhana, pintar, dan aman,” kata CEO Nuki, Martin Pansy. “Kami senang berkolaborasi dengan mitra seperti Allegion, yang kehadirannya di Eropa serta kekuatan pasar globalnya semakin besar. Kami yakin kami bisa membentuk masa depan akses pintar bersama-sama.”

Kerja sama ini konsisten dengan strategi Allegion untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan nilai bagi pemegang saham dengan berinvestasi dalam teknologi baru.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar