17 Maret 2018 | Reza - Redaksi | News

Data Center Dukcapil Dibentengi VPN dan Sidik Jari

Isu kebocoran atau penualan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) menyeruak santer di jejaring social beberapa waktu belakangan ini. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjamin bahwa data center kependudukan aman. Ditegaskan bahwa tidak sembarang orang bisa keluar masuk data center kependudukan, lantaran telah dijaga ketat dengan sistem pengamanan yang berlapis.

Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri, Zuhdan Arif Fakrulloh mengungkapkan bahwa pengamanan data center dilakukan secara berlapis, salah satunya  adalah terdapat tiga kali proses pemindaian sidik jari. "Pindai sidik jari saja harus tiga kali. Jadi siapa yang bisa masuk ke data center tidak sembarangan orang.”

Tidak cuma pengamanan fisik, dia menegaskan Kemendagri juga menerapkan skema pengamanan khusus untuk mengamanka akses antara Dukcapil dan Operator. Skemanya adalah dengan menggunakan Virtual Private Network atau VPN. “Kami juga memiiki jaringan khusus untuk lalu lintas transaksi data.”



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar