11 April 2018 | Reza - Redaksi | News

Pemprov Ingin Jakarta Dipantau Puluhan Ribu CCTV Analitik

Sebagai pusat pemerintahan dan pusat perekonomian tentu saja, Jakarta juga menjadi lokasi yang rawan terjadi tindak aksi keajahatan, baik itu aksi kriminal mau pun aksi asusila atai tindak pelecehan seksual.

Sejak beberapa tahun belakangan di era pemerintahan sebelumnya, Jakarta telah menggalakan sistem pengawasan terpadu yang memanfaatkan teknologi kamera pengawas atau CCTV. Hingga saat ini, tercatat sekitar 6 ribu unit kamera pengawas sudah terpasang di sudut-sudut Ibukota.

Kendati demikian, jumlah itu dirasa belum cukup. Maka dari itu Pemprov DKI Jakarta akan menambah jumlah kamera pengawas. Targetnya, sebanyak 60 ribu kamera akan terpasangkan di semua wilayah Ibukota yang dianggap sebagai lokasi rawan kejahatan.

Dalam mewujudkan itu, Pemprov menggandeng PT Telkom. Sebagai peningkatan, kamera yang akan dipasangkan akan dilengkapi dengan fitur analatik pengenalan wajah (Face Recognition). Diharapkan, dengan adanya CCTV berbasis face reconigtion mampu menangkap para pelaku tindak kejahatan dengan cepat dan mudah.

Dia juga menegaskan bahwa jumlah unit kamera yang sudah dimiliki saat ini hanyalah mencapai 10 persen dari target Pemprov untuk merealisasikan program kerja to make Jakarta safe.  “CCTV itu kita sudah 6 ribuan lebih kami akan tingkatkan 10 kali lipat menjadi 60 ribu dan ini bisa kita integrasikan sama-sama untuk Jakarta Safe City. Teknologi itu dapat memprediksi wajah seseorang. Kebijakan ini akan berpengaruh pada tingkat keamanan masyarakat,” tutur Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar