12 April 2018 | Reza - Redaksi | News

Sambut Lebaran, Jasa Marga Tambah CCTV dan Perbarui Aplikasi

Mudik sudah menjadi rutinitas tahunan masyarakat Indonesia setiap jelang hari raya Idul Fitri. Pada momen ini arus lalu lintas meningkat drastis, belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, Jasa Marga melakukan peningkatan pelayanan.

Jasa Marga melalui Jasa Marga Marga Traffic Information Centre (JMTIC) akan gunakan 564 CCTV yang terpasang di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga, mulai dari Surabaya, Semarang, Cirebon, Jabodetabek, dan Purbaleunyi.

Manajer JMTIC Hervian mengatakan melalui ratusan CCTV yang ada, JMTIC dapat mengemas informasi yang akan disebarluaskan kepada masyarakat, baik melalui website atau akun Twitter Jasa Marga, pada periode waktu 30 menit sekali di hari normal.

Hervian menambahkan, CCTV tersebut rencananya akan ditambah lagi di titik-titik simpang susun tol, gerbang tol dan jalan ruas jalan tol. Di mana jarak CCTV dengan CCTV lainnya sekitar 500 meter yang dihubungkan ke JMTIC. "Jadi melalui CCTV ini, kami akan melihat titik-titik kepadatan di setiap ruas jalan tol. Kemudian kita pantau melalui maps, di manakah letak titik kepadatan tersebut," ujarnya.

Pemudik juga dapat mengakses CCTV melalui jasamargalive.com fan penambahan lainnya pada jelang lebaran nanti Jasa Marga meng-upgrade aplikasi tersebut dengan menambahkan fitur panic button. "Aplikasi JM Care kita kembangkan dengan panic button di mana pengguna hanya menekan tombol di aplikasi jikalau membutuhkan sesuatu atau mengalami gangguan kemudian petugas kami akan menghubungi dan mendatangi lokasi tersebut," jelas Hervian.

Hervian mengimbau agar masyarakat nantinya juga segera men-download aplikasi ini untuk membantu mengawasi perjalanan pengguna jalan tol apalagi dalam situasi darurat. "Oleh karena itu kami mengharap agar men-download aplikasi tersebut yang sangat membantu. Panic button untuk minta bantuan secara darurat tetapi dalam mengaktifkan itu harus ada data email dan sebagainya," paparnya.

Lebih lanjut Hervian menambahkan perseroan telah memasang sejumlah RTMS (Remote Traffic Microwave Sensor) di ruas-ruas jalan tol seperti Cikampek, Bekasi Barat dan Bekasi Timur, untuk mendeteksi kepadatan jalan. Informasi ini juga dibagikan kepada NTMC (National Traffic Management System) Polri serta Dinas Perhubungan agar dapat berkoordinasi satu sama lain ketika terjadi kemacetan.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar