14 April 2018 | Reza - Redaksi | News

Skorpik, Sensor Pendeteksi Desingan Senjata Api

Ilustrasi Serangan Bersenjata

Jim Skorpik, insinyur asal laboratorium nasional Northwest Washington telah merancang sebuah sistem yang dapat membantu sekolah untuk tetap terjaga keamanannya dari kekerasan senjata api. Penemuan berjuluk dengan nama sensor Skorpik yang juga telah berlisensi EAGL Technology ini sedang dalam uji coba di wilayah sekolah dasar Hermosa di Artesia, New Mexico.

Cara kerjanya, ketika dipasangkan dengan sistem keamanan, sensor Skorpik mampu memperingatkan pihak berwenang, lalu mengubah arah sorotan kamera ke adegan di mana tembakan terdengar, menyalakan alarm, dan mengunci pintu. Meskipun detektor tembakan itu berukuran bungkus permen karet, namun memiliki kemampuan andal untuk meminimalisir potensi-potensi yang membahayak keselamatan hidup orang banyak.

Scott Simer, Manajer Fasilitas Sekolah wilayah Distrik Artesia mengatakan bahwa sensor nirkabel bertenaga baterai ini mampu membedakan antara suara tembakan dengan suara keras lainnya. Misalnya bunyi petasan atau buku yang terjatuh, tidak akan tertangkapoleh sensor ini. Hasil tersebut diklaimnya bukan berdasarkan teori semata melainkan hasil dari uji coba lapangan.

Diharapkan, dengan teknologi baru ini dapat membantu meringkan ketakutan akan serangan bersenjata di sekolah. “Kami menyalakan beberapa kembang api M-80 di sekolah, dan sensor tidak menanggapinya. Sangat menyedihkan bahwa kita berada dalam masyarakat di mana kita harus memiliki hal-hal seperti ini. Dan kami menguji hal-hal seperti ini di sekolah. Tetapi kenyataannya adalah, itu terjadi,” jelasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar