17 April 2018 | Reza - Redaksi | News

Akuisisi Cardsindo, Peruri Mantap Garap Pasar Smart Card

Di Indonesia kebutuhan smart card masih didominasi sektor perbankan. Menurut data dari Bank Indonesia, jumlah kartu yang beredar sebanyak 154 juta kartu dengan pertumbuhan rata-rata sejak 2010 hingga 2017 sebesar 18%. Sementara itu, secara global potensi pasar smart card masih terbuka untuk dikembangkan. Menurut data dari Americas Market Intelligence, transaksi non tunai pada 2020 diproyeksikan mencapai pertumbuhan rata-rata sebesar 10,9% di tahun 2020.

Melihat data itu, Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri)menganggap smart card merupakan pasar yang perlu digarap lebih dalam. Sebagai langkah nyata dalam emmantapkan tekad menggarap pasar, Peruri melalui anak usaha Peruri Digital Security (PDS) mengakuisisi 55% saham PT. Cardsindo Tiga Perkasa pada awal April 2018.

Sekadar catatan, Cardsindo merupakan anak perusahaan dari PT. Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. yang didirikan pada 2012, bergerak di bidang bisnis smart card dan kartu plastik yang memiliki beberapa fitur sekuriti digital.

Head of Corporate Secretary and Strategic Planning Peruri Eddy Kurnia menjelaskan, kunci daya saing Cardsindo terletak dalam kemampuan memproduksi beberapa produk smart card seperti contactless, RFID cards, contact smart cards, PVC cards dan produk lainnya yang fokus untuk melayani pasar telekomunikasi, perbankan serta memberikan solusi pelayanan aplikasi smart card.

Akuisisi tersebut diharapkan mampu menjadikan PDS menjadi perusahaan penyedia digital security yang mumpuni.  "Proses akuisisi ini sejalan dengan inisiatif Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Peruri 2017 – 2021 serta merupakan bagian dari restrukturisasi PDS dengan cara mengakuisisi perusahaan yang bergerak di bidang smart card," jelasnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar