17 April 2018 | Reza - Redaksi | News

Indonesia Diprediksi Jadi Pemain Kunci Industri 4.0

Indonesia telah menyiapkan lima sektor industri yang akan menjadi percontohan dalam implemntasi Industri 4.0. Ini sesuai yang akan dijalankan pada roadmap Making Indonesia 4.0 Kelima sektor tersebut, yaitu industri otomotif, makanan dan minuman, tekstil, elektronik, serta kimia. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meyakini Indonesia berpeluang besar menjadi pemain kunci di kawasan Asia dalam upaya mengimplementasikan industri 4.0.

Menteri Airlangga beralasan, karena Indonesia telah memiliki dua faktor utama yakni pasar dan talent. Terlebih lagi, generasi milenial akan memiliki peranan penting karena merekalah pengguna dominan dari teknologi yang menjadi ciri khas revolusi industri keempat, yaitu internet. “Kita melihat komposisi pengguna internet yang usianya 19-34 tahun, merupakan yang terbanyak dengan mencapai 49,5%. Mereka berinteraksi atau melek teknologi melalui smartphone,” ungkapnya.

Seperti diketehaui awal April 2018, Pemerintah meluncurkan Roadmap Implementasi Industri 4.0 yang telah dibuat oleh Kementerian Perindustrian dengan nama Making Indonesia 4.0. Program ini sebagai antisipasi kecepatan perubahan industri sekarang ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggambarkan revolusi industri 4.0 terdiri dari kombinasi komputasi awan atau cloud computing dengan mobile internet di mana ratusan juta smartphone berkomunikasi dengan menggunakan platform-platform.

Presiden menjelasakan industri 4.0 adalah segala yang terkait dengan kecerdasan buatan, mesin cerdas, software-software baru yang bisa mencermati korelasi di dalam big data tadi. Bisa mencermati pola-pola statistik di dalam big data dan ini yang harus kita mengerti. “Bedanya Industri 3.0 dengan 4.0 adalah value chain-nya. Banyak produk-produk yang dari cost itu tentunya berujung pada value added dan supply chain," terangnya.

Akan tetapi otomatisasi bukan berarti peran manusia tergeserkan sepenuhnya dengan mesin. Karena diproyeksikan, akan terdapat beberapa pekerjaan baru yang terkait dengan pengembangan internet of things, antara lain professional triber, cloud architect, industrial network engineer, machine learning scientist, platform developer, virtual reality design, remote health care, robotics specialist, dan cyber security analyst.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar