19 April 2018 | Denny - Redaksi | News

Sistem Manajemen Pengamanan Pupuk Kaltim Terus Ditingkatkan

Rakor Keamanan Pupuk Kaltim

Menyandang status objek vital nasional (obvitnas), PT Pupuk Kaltim (PKT) terus berusaha meningkatkan sistem manajemen pengamanan. Untuk itu, rapat koordinasi (rakor) pengamanan rutin digelar dua kali dalam setahun. Kali ini mengambil tema “Melalui Electronic Security System (ESS) Kita tingkatan Sinergitas Pengamanan di kompleks industri PT Pupuk Kaltim dan kawasan industri PT Kaltim Industrial Estate", yang diadakan di Hotel Equator Ruang Pirus, Selasa (17/4/2018).

Manager Kamtib PKT, Sunardi, menjelaskan pihaknya telah mengaplikasikan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sesuai draf Kapolri nomor 24 tahun 2007 dengan memenuhi 16 elemen keamanan. “Saat ini tengah disempurnakan salah satunya akan menyambungkan CCTv dengan Comand Centre Polres Bontang,” katanya.

Sementara itu, General Manager Umum Nur Sahid mengatakan dalam SMP ini ada security risk management sehingga risiko ancaman yang terjadi harus dijawab dengan peralatan, petugasnya dan Standar Operasi Pekerjaan (SOP) yang memadai. “Dalam aset Negara yang nilainya hampir Rp 29 triliun itu pasti ada ancaman, ancaman seberapa besar ini sudah ada manajemen pengamanannya,” tuturnya.

Dalam teori keamanan yang berkembang di Australia, sistem keamanan harus memiliki 4 lapis. Pertama intelligent, visibility security, insiden respon serta recovery dan compatibility. Hal ini telah diterapkan oleh PKT agar SMP dapat berjalan dengan mudah.

Nur Sahid menjelaskan, Intelligent itu adalah pagar sosial bentuknya program CSR dan CSV serta lainnya. Sedangkan visibility Security di PKT ini menganut zonasi pengamanan di PKT ada beberapa jenis zonasi 1 atau obvitnas hingga 4. Insiden respon ini jika terjadi sesuatu langsung ditangani seperti URC dan Bonafit. Lalu, usai kejadian ada namanya recovery and compatibility agar kejadian tidak melebar dan tidak mengganggu.

Sedangkan perwakilan PT Kaltim Industrial Estate, Sutikno meminta kepada petugas pengamanan agar dapat terus bersinergi dalam rangka mengantisipasi ancaman di kawasan industri PT KIE. Sehingga tercipta kondisi aman dan kondusif.

“PT KIE berperan di kawasan industri untuk terus menjalin pengamanan. Rakor ini ke depan terus dilakukan, untuk mengantisipasi ancaman-ancaman di kawasan Pupuk Kaltim. Sebab keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar