15 Mei 2018 | Denny - Redaksi | News

Arecont Vision Mengajukan Kepailitan dan Akan Diakuisisi Firma Ekuitas

Ilustrasi

Salah satu penyedia CCTV megapiksel berbasis IP dan solusi video surveilans, Arecont Vision, telah mengajukan permohonan kepailitan pada Pengadilan Khusus Pailit Amerika Serikat di Delaware. Arecont Vision juga berencana untuk mereorganisasi bisnis mereka di bawah kepemilikan yang baru.

Selain itu, perusahaan yang berbasis di California tersebut akan memutuskan untuk melakukan perjanjian pembelian aset dengan sebuah firma bernama Turnspire Capital Partners. Firma ini akan mengakuisisi seluruh aset Arecont Vision.

Dengan pengajuan permohonan kepailitan yang berdasarkan pengumuman resmi pada Senin (14/5/2018) kemarin, diharapkan perusahaan akan lebih mengakselerasi perkembangan produk video surveilans serta dapat memenuhi kebutuhan konsumen di pasaran.

"Dengan transaksi ini, Arecont Vision akan melepaskan hutangnya dan membuat keputusan lebih berani untuk berinvestasi di masa depan dibandingkan mempertahankan status quo. Kami senang telah menemukan mitra seperti Turnspire yang bisa berbagi visi dengan kami, serta akan memastikan masa depan yang menarik bagi perusahaan untuk kepentingan pelanggan, karyawan, dan para mitra," kata COO & GM Arecont Vision, Raul Calderon.

Meskipun demikian, Calderon memastikan aktivitas produksi, layanan konsumen dan juga pemasaran akan terus berjalan. "Karyawan kami akan menerima upah dan tunjangan mereka seperti biasanya, dan vendor serta pemasok kami sendiri akan mendapat bayaran seperti perjanjian bisnisnya," tambahnya.

Penurut pernyataan resmi Arecont Vision, dalam beberapa hari ke depan perusahaan akan mengajukan prosedur penawaran dan penjualan bersama dengan perjanjian pembelian dengan pihak pengadilan kepailitan. Seluruh operasi perusahaan akan didukung oleh penjamin resmi Arecont Vision. Sedangkan tawaran Turnspire akan dikenakan lelang selama penawaran lainnya dapat dipertimbangkan. Arecont Vision mengantisipasi penutupan transaksi akan ditutup pada 60-75 hari ke depan.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar