03 Juli 2018 | Andri - Redaksi | News

Teknologi SMR, Helium dan HMR untuk Sistem Storage Masa Depan

Ilustrasi

Dengan miliaran perangkat yang terhubung ke Internet, data yang dihasilkan juga mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Faktanya, sebuah penelitian dari IDC menemukan bahwa sampai tahun 2020, total data yang dihasilkan bisa mendekati 44 zettabytes (1 ZB sama dengan 1 triliun GB). Dengan demikian, permintaan terhadap sistem storage yang besar akan lebih tinggi dari sebelumnya.

Oleh karena itulah, para produsen berebut untuk menghadirkan teknologi storage masa depan yang meningkatkan densitas dan kapasitas sekaligus mengurangi konsumsi daya. Dalam hal ini, Seagate menyebut Shingled Magnetic Recording (SMR), serta Helium dan Heat Assisted Magnetic Recording (HAMR) sebagai sesuatu yang perlu digali dan diperhatikan untuk sistem storage masa depan.

Menurut Mark Re, CTO Seagate, salah satu tantangan utama dalam meningkatkan teknologi hard disk adalah meningkatkan densitas atau jumlah bit data yang dapat disimpan pada tempat yang telah disediakan. Satu teknologi yang menjawab tantangan ini adalah teknologi SMR, yang mampu mencapai densitas areal yang lebih tinggi dengan memungkinkan trek yang tumpang tindih seperti sirap atap, sehingga memungkinkan lebih banyak data disimpan di tempat yang sama.

“Inilah alasan mengapa Seagate menerapkan teknologi SMR untuk beberapa hard disk kami. Pertama diperkenalkan oleh Seagate pada tahun 2014, teknologi SMR telah membuka jalannya ke dalam pusat data, memperkuat beberapa perusahaan paling penting di dunia,” kata Re. “Karena elemen pembaca di drive lebih kecil daripada elemen penulis, data masih dapat dibaca tanpa mengorbankan integritas atau keandalan data.”

Teknologi lain yang perlu dinantikan adalah drive Helium, yang mungkin lebih mahal tapi pada akhirnya akan dapat menghemat pengeluaran para penggunanya berdasarkan efisiensi daya. “Kita melihat beberapa pelanggan yang menggunakan pusat data berbasis cloud, mereka fokus pada pengurangan beban dan daya untuk kapasitas penyimpanan yang besar tanpa mengorbankan performa. Tingginya biaya untuk Helium diimbangi oleh penghematan penggunaan daya dan beban yang rendah, menghasilkan total biaya kepemilikan yang optimal untuk pusat data berbasis cloud,” Re menjelaskan.

“Seagate telah membangun inovasi-inovasi untuk menyediakan jaminan yang kuat bagi drive Heliumnya, sementara sensor digital lingkungan meningkatkan keandalan dengan mengukur kelembapan, tekanan, dan suhu di dalam perangkat.”

Terakhir, HAMR diharapkan dapat membawa kemampuan dan keandalan sistem storage ke level baru. Pada dasarnya, hal ini terintegrasi ke dalam laser kecil HDD yang menaikkan setiap bit sebelum ditulis, memungkinkan drive menuliskan bit yang lebih kecil dan semakin kecil lagi. Hal ini akan secara efektif meningkatkan areal densitas dari 1 terabit per inci persegi menjadi 5 terabit. Menurut Re, Seagate akan meluncurkan produk HAMR pertama mereka di tahun ini.

Perusahaan juga ingin mendorong teknologi tersebut lebih jauh lagi. Re menegaskan, “Seagate terus memimpin usahanya dalam mengembangkan HAMR bersama BPM (Bit Patterned Media). Seagate memandang kedua teknologi ini berpotensi penting untuk saling melengkapi. Begitu banyak cara yang dapat kita lakukan untuk mengombinasikan kedua teknologi ini guna membuat apa yang kita sebut sebagai ‘Heated-Dot Magnetic Recording’ atau HDMR, yang dapat mencapai kapasitas HDD hingga 10TB/inci persegi.”



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar