08 Agustus 2018 | Andri - Redaksi | News

Dua Drone Pembawa Bom Incar Presiden Venezuela

Negara Venezuela dihebohkan dengan keberadaan dua bom drone yang berusaha melakukan pembunuhan terhadap Presiden Nicolas Maduro yang saat itu sedang berpidato di luar ruangan untuk memperingati berdirinya Garda Nasional.

Para pejabat Venezuela menjelaskan, kedua drone tersebut membawa sekitar 2 pon bahan peledak plastik. Bersyukur rencana tersebut berhasil digagalkan berkat peralatan yang dirancang untuk mengganggu sinyal radio. Kini enam tersangka berada dalam tahanan sehubungan dengan serangan Sabtu lalu yang gagal melukai presiden tetapi menyebabkan tujuh tentara terluka dan tiga diantaranya dalam keadaan kritis.

Diterangkan juga, bahwa satu pesawat tak berawak jatuh ke sebuah gedung apartemen dekat jalan Caracas pusat di mana Maduro berpidato. Drone tersebut meledak meninggalkan bekas hangus hitam di sisi gedung. Beruntung tidak ada yang terluka dengan meledaknya drone bom tersebut.

Nestor Reverol, Meteri Dalam Negeri, Keadilan dan Perdamaian, menyebutkan serangan terhadap presiden dilakukan dengan dua drone yang dikendalikan dari jarak jauh dengan membawa hingga 1 kilogram bom C-4. Menurutnya ini merupakan kejahatan terorisme dan percobaan pembunuhan.

Diketahui model drone yang digunakan adalah DJI M600 yang biasanya digunakan untuk pekerjaan industrial dan mampu mengangkat beban yang relatif berat, seperti kamera video dan kit rekaman.

"Kelompok teroris menerbangkan salah satu satu perangkat yang dipasangi bom di atas panggung presiden dengan tujuan untuk mengaktifkannya di dekat Maduro, tetapi wilayah itu dilengkapi dengan perangkat yang memblokir sinyal radio invasif sehingga gagal melukai presiden tetapi berhasil meledak di atas area di mana penjaga berseragam berdiri dan melukai mereka," kata Reverol.

Sedangkan drone yang kedua kehilangan kendali di area umum dan menabrak hingga meledak di lantai satu bangunan yang dikenal sebagai Don Eduardo dekat Bolivar Avenue.

Video Maduro yang diambil selama serangan Sabtu menunjukkan dia dan istrinya, Cilia Flores, tersentak mendengar suara ledakan, lalu melihat ke langit.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar