10 September 2018 | Andri - Redaksi | News

SenseTime Perluas Aplikasi AI ke Berbagai Industri

SenseTime, pengembang Artificial Intelligence (AI) asal China, mengumumkan akan mengembangkan teknologinya ke pasar otomotif, medis, smartphone dan smart city. Untuk mendukung hal tersebut, saat ini telah merekrut sekitar 650 peneliti, 800 insinyur dan 150 karyawan bergelar doktor sebagai kekuatan inti perusahaan.

Co-founder and Research Head, Wang Xiaogang, menyebutkan akan menjadikan platform AI untuk memberdayakan berbagai bisnis. Untuk itu perusahaan juga sudah memiliki infrastruktur yang kuat untuk penelitian AI dan sistem yang unik untuk melatih AI-nya.

Salah satu yang saat ini dilakukan penelitian dan pengembangan adalah penerapan teknologi AI pada otomotif. "Kami ingin agar AI tidak hanya untuk kebutuhan mobil otonom, tetapi juga dapat digunakan untuk membuka kunci mobil sewaan dan memantau pengemudi," ujar Wang.

SenseTime kini telah bermitra dengan setidaknya 700 organisasi, termasuk Huawei, Xiaomi, dan Qualcomm yang telah banyak memberikan keuntungan di tahun lalu. Perusahaan pun telah mengumpulkan sekitar US$ 1,6 miliar dalam pendanaan, termasuk komitmen baru dari SoftBank Vision Fund dengan nilai lebih dari US$ 4,5 miliar.

SenseTime baru-baru ini juga dilaporkan akan mengajukan penawaran, bersama dengan Yitu, pada kontrak pengenalan wajah untuk bandara baru senilai US$ 12 miliar yang sedang dibangun di Beijing.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar