12 September 2018 | Denny - Redaksi | News

Aktivis di Korea Geledah Toilet, Berantas Kamera Tersembunyi

Pemeriksaan toilet di Korsel

Aktivis perempuan di Korea Selatan geram dengan keberadaan kamera pemantau tersembunyi atau yang dikenal dengan istilah 'molka', karena telah menyebarkan foto dan video tanpa sepengetahuan korban. Untuk itu mereka melakukan pemeriksaan harian di toilet umum untuk memastikan tidak adanya kamera tersembunyi yang terpasang.

Dilansir dari kantor berita Yonhap, lebih dari 6.000 kasus penyebaran video/foto dari 'molka' dilaporkan pada 2015. Angka itu mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dari 2012 di Negeri Ginseng tersebut.

Aksi pemeriksaan mulai dilakukan setelah puluhan ribu wanita turun ke jalan-jalan di Seoul untuk berdemonstrasi pada awal Agustus dengan membawa plakat 'Korea Selatan Negara Spy Cam' dan 'Kehidupan Saya bukan Hal Porno Anda". Diketahui bahwa 80 persen korban dari kamera 'molka' ini adalah perempuan.

Aktivis menyayangkan kebijakan pihak berwenang yang hanya memperkerjakan 50 pekerja untuk memeriksa lebih dari 20.000 toilet umum setiap harinya. Namun berdasarkan rencana baru yang ditetapkan pemerintah setempat, sekitar 8.000 pekerja tambahan yang saat ini bertugas menjaga toilet akan diberi tugas ekstra untuk memeriksa kamera di tiap bilik toilet.

Sebanyak seribu toilet umum yang dinilai rentan terhadap kejahatan kamera 'Molka' akan diperiksa lebih sering. Namun, pihak berwenang mencatat bahwa lebih dari 50 petugas yang memeriksa tiap toilet belum menemukan satu pun perangkat kamera tersembunyi.

Kepolisian setempat mengaku mengalami kesulitan dalam menangkap dalang kejahatan ini dan menyalahkan munculnya media sosial serta ketersedian perangkat yang memudahkan terjadinya 'Spy Cam Porn'.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar