13 September 2018 | Andri - Redaksi | News

Transaksi Keuangan di Thailand Bakal Gunakan Pengenalan wajah

Rancangan Undang-undang (RUU) penggunaan teknologi pengenalan wajah untuk transaksi keuangan secara online telah disetujui oleh Kabinet Thailand. Dalam RUU ini mengusulkan sistem ID digital e-KYC yang diharapkan dapat mengembangkan basis pelanggan pengguna internet dan smartphone.

Pada RUU juga mengharuskan pembentukan komite yang diduduki oleh 12 orang untuk mengawasi platform ID digital. Nantinya difasilitasi dengan Kantor Komisi Transaksi Elektronik yang akan berfungsi sebagai kantor sekretariat untuk menetapkan kriteria, sarana, dan ketentuan penggunaan platform dalam bisnis dan data perlindungan konsumen sesuai ketentuan pemerintah. Komite juga akan mengenakan biaya dan ongkos penanganan, sementara perusahaan akan diminta untuk menyusun standar kerahasiaan dan informasi keselamatan sebelum mengeluarkan lisensi operasi.

Juru bicara pemerintah, Sansern Kaewkamnerd, menyebutkan saat ini transaksi atau kontrak memerlukan proses identifikasi yang cukup lama karena harus menyerahkan banyak dokumen. "Undang-undang baru, setelah disahkan, akan memfasilitasi dan mempercepat proses identifikasi tersebut, dan jika ID digital dapat diautentikasi, itu akan menguntungkan pengguna layanan dan penyedia layanan," kata Sansern.

Pengenalan wajah akan digunakan untuk memverifikasi identitas pengguna yang membuka akun setoran baru. Bagi operator yang melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan nasabah dapat didenda 300.000 bhat (sekitar US$ 9.467) dan 10.000 bhat (US$ 300) setiap harinya bila masalah berlanjut.

Beberapa bank besar, seperti Bangkok Bank (BBL) turut berpartisipasi dalam uji coba e-KYC. Wakil Presiden Eksekutif BBL, Prassanee Ouiyamaphan, mengatakan bank mengharapkan puluhan ribu akun baru akan dibuka dalam waktu enam bulan dari ketersediaan layanan baru.

Sementara itu, seorang juru bicara Kementerian Keuangan mengatakan sistem kemungkinan akan mulai berlaku tahun depan.

 



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar