20 September 2018 | Reza - Redaksi | News

Federasi Drone Internasional Resmi Dirikan Cabang di Indonesia

Pendiri dan Ketua Umum WUAVF Jincai Yang (kiri) bersama Ketua Umum WUAVF Indonesia Sanny Suharli (kanan)

Tercatat pada kurun waktu lima tahun terakhir, industri Unmanned Aerial Vehicle atau yang lebih dikenal dengan sebutan drone tengah mengalami pertumbuhan yang cukup pesat. Kondisi ini yang menjadi bahan pertimbangan Jincai Yang mendirikan World Unmanned Aerial Vehicle Federation (WUAVF) pada Juni 2017 silam.

Setahun berselang federasi ini terus tumbuh berkembang, hingga sudah memiliki 14 cabang di berbagai Negara. Kemarin (19/9/2018), para professional di bidang pesawat nirawak bersama stake holder lainnya berkumpul di Ruang Wahdi Hotel Ciputra Jakarta, menghadiri peresmian berdirinya WUAVF Indonesia.

Di atas Podium, pada kata sambutannya, Ketua Umum WUAVF Indonesia Sanny Suharli mengungkapkan rasa bangganya. Sejurus itu dia juga mengharapkan, dengan hadirnya federasi ini bisa memberikan kontribusi besar bagi industri drone di tanah air.” Saya sangat bangga, mempunyai banyak teman dari berbagai belahan dunia dan juga ada beberapa orang penting dari pemerintahan yang hadir ke sini. Hari ini akan menjadi sejarah bagi Indonesia.”

Menanggapi itu, Pendiri sekaligus Ketua Umum WUAVF Jincai Yang  menuturkan, federasi berdiri dengan tujuan untuk memainkan peran positif untuk kemajuan profesionalisme dalam industri drone. WUAVF bertugas untuk menerbitkan, mendistribusikan dan mengedarkan segala literatur informatif ke masyarakat luas segala hal terkait drone.

Dia menambahkan, termasuk juga federasi bertugas untuk menjadi jembatan komunikasi antara para pelaku industri dengan pemerintah dalam rangka mengakomodir segala kepentingan yang bisa memajukan industri.

“Selama beberapa tahun terakhir, industtri drone menjadi sangat populer di dunia, dan Indonesia menjadi salah satu Negara yang dimana industri dronenya tengah tumbuh dan saya percaya kedepannya pertumbuhan ini menjadi semakin baik. Saya ucapkan selamat untuk penyelenggaraan acara ini, dan saya sangat senang berada di sini.”

Usai sambutan, prosesi inagurasi dilanjutkan dengan sesi serah terima bendera asosiasi dan plakat asosiasi dari Jincai Yang kepada Sanny sebagai simbol kerja sama dan kepercayaan satu sama lain dalam memajukan industri drone.

Tak hanya peresmian federasi, pagelaran acara yang bertajuk World Drone Discussion Forum 2018 ini juga menyajikan dua sesi diskusi mengenai perkembangan UAV di tanah air, standar industrial UAV, regulasi UAV dan pelaksanaannya. Pada sesi diskusi ini turut hadir panelis-panelis yang andal di bidangnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar