24 September 2018 | Denny - Redaksi | News

Pakar Prediksi Penggunaan Drone Pintar Akan Melesat

Ilustrasi

Pakar masalah pertahanan Profesor Clive Williams, dari Australian National University, berpendapat bahwa Penggunaan drone yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) kemungkinan akan berkembang selama tiga hingga lima tahun ke depan.

"Drone jauh lebih hemat biaya daripada menggunakan helikopter. Selain itu pengembangan utama mungkin akan di bidang kecerdasan buatan karena sudah teknologinya sudah ada, itu hanya masalah apakah polisi mengambil teknologinya atau tidak," katanya seperti yang dilansir ABC News.

Dirinya menganggap kecerdasan buatan pada drone mampu memberitahu suatu aktivitas yang tidak biasa. "Kemampuan ini akan memberi kesempatan pada operator manusia untuk fokus dan membuat keputusan tentang apa yang harus dilakukan tentang itu," tuturnya.

Profesor Williams juga mengatakan bahwa masyarakat secara umum sudah menerima sejumlah derajat pengawasan sudah dengan pertumbuhan kamera CCTV di pusat kota. "Dulu ada kekhawatiran publik tentang itu tapi saya pikir sekarang orang lebih peduli tentang keamanan dan keselamatan mereka, dan jenis pengawasan ini benar-benar dapat memberikan keamanan lebih dan karena itu saya pikir orang-orang yang berbicara secara umum menerima itu," paparnya.

Sementara untuk sistem pengawasan pintar lainnya seperti pengenalan wajah, Profesor Williams berkata hal itu merupakan sebuah aspek lain. Walau demikian, ia beranggapan bahwa pengenal wajah memiliki potensi sedikit lebih kontroversial karena aspek kebebasan sipilnya.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar