07 Oktober 2018 | Reza - Redaksi | News

Kamera Tubuh Polisi Berpotensi Jadi Momok Dikalangan Publik

Kantor Paten dan Merek Dagang AS telah mempublikasikan aplikasi paten dari Digital Ally untuk beberapa ekstensi teknologi kamera tubuh, termasuk menggunakan pengenalan wajah sebagai "pemicu" untuk mulai perekaman secara otomatis.

Paten itu juga mengacu pada penggunaan biometrik polisi, seperti detak jantung petugas, untuk mengaktifkan kamera ketika petugas sedang dalam tekanan.

Teknologi ini diyakini dapat mengatasi masalah yang muncul di sekitar penggunaan kamera tubuh oleh polisi, seperti kasus pengrusakan bukti dalam bentuk "menciptakan kembali" penemuannya untuk kepentingan kamera.

Terlepas dari potensi pengawasan yang lebih konsisten terhadap petugas penegak hukum, beberapa pendukung hak-hak sipil khawatir bahwa pemindaian wajah otomatis merupakan tingkat pengawasan publik yang berbahaya.

 "Pengenalan wajah mungkin adalah teknologi pengawasan paling berbahaya yang pernah ditemukan. Kita semua harus sangat skeptis dengan penyebarannya dalam teknologi yang dapat dipakai, terutama dalam konteks dimana yang diamati sangat rentan, seperti dalam banyak konteks yang melibatkan penegakan hukum," kata Woodrow Hartzog, Profesor Ilmu Hukum dan Komputer di Northeastern University.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar