10 Oktober 2018 | Denny - Redaksi | News

FLIR Luncurkan Drone Militer yang Bisa Memata-matai Musuh

FLIR Black Hornet VRS

Pilihan pesawat kecil tak berawak atau yang biasa disebut drone untuk kalangan militer semakin lengkap. Pasalnya salah perusahaan sistem keamanan, FLIR Systems, baru saja meluncurkan drone terbaru mereka yaitu Black Hornet Vehicle Reconnaissance System (VRS).

Sesuai dengan nama belakangnya yaitu VRS, drone ini mampu menjadi pelengkap sebuah kendaraan tempur dan memiliki berbagai fungsi. Mulai dari menjaga kewaspadaan di situasi perang, mendeteksi ancaman, pengawasan terhadap kerusakan pasca pertempuran, menyisir rute yang akan dilewati, serta menentukan target serangan.

Black Hornet VRS dibuat dari basis drone Black Hornet Personal Reconnaissance System (PRS) yang biasa digunakan untuk para prajurit. Bedanya, Black Hornet VRS dapat ditempatkan pada kendaraan tempur, seperti panser pengangkut pasukan, tank ataupun jip.

Drone ini dikendalikan oleh operator dari dalam kendaraan menggunakan sistem manajemen pertempuran terintegrasi atau hanya mengoperasikannya dari sebuah layar untuk menerbangkannya. Sistem komplit tersebut sangat mudah terintegrasi dengan semua sistem pertempuran modern dan segala basis kendaraannya.

Black Hornet PRS sendiri sejak 2011 telah dipakai oleh 30 negara sebagai peralatan perang yang cukup berguna. Drone tersebut berguna bagi sebuah regu kecil atau tim SWAT dalam mengamati dan mengawasi sebuah lokasi tempur.

FLIR sendiri pada awal tahun ini sempat meluncurkan Black Hornet 3, yang merupakan versi paling akhir dari jajaran Black Hornet UAV. Drone tersebut telah ditingkatkan dari segi kecepatan serta jarak yang dapat ditempuhnya, dibandingkan dari versi sebelumnya.

"Black Hornet VRS akan menjadi mata-mata bagi para awak kendaraan tempur dalam medan pertempuran. Drone ini mewakili fokus perusahaan dalam menyajikan solusi berteknologi terkini. Kami juga terus berusaha dalam memodernisasi perangkat perperangan," ujar President & CEO FLIR Systems, Jim Cannon.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar