Share

Meningkatnya penggunaan identifikasi biometrik di beberapa bandara internasional di dunia tampaknya menjadi peluang manis bagi produsen maupun penyedia solusi biometrik global yang ada untuk memperkenalkan solusinya agar bisa digunakan di bandara. Tidak ketinggalan, salah satu produsen teknologi asal Jepang, NEC juga mempunyai keinginan untuk turut andil dalam pengadaan biometrik bandara di beberapa bandara dunia.

Ya, NEC pun kini telah memperkuat fokusnya pada aplikasi perjalanan udara dari teknologi biometriknya dan berencana untuk memamerkan solusinya di Future Travel Experience (FTE) Expo 2018 yang akan berlangsung pada 13-14 November di Marina Bay Sands, Singapore untuk menjangkau pasar APAC.

Disebutkan, NEC akan menduduki stan D41 di Hall A untuk memamerkan teknologi pengenalan wajah NeoFace yang dapat digunakan dalam eGates biometrik otomatis di bandara, di mana aplikasi ini sudah digunakan oleh badan Pabean dan Perlindungan Perbatasan (CBP) AS. Di kesempatan ini NEC akan menyoroti teknologi liveness detection untuk verifikasi pelanggan digital dalam pemesanan perjalanan online dan layanan terkait, serta teknologi analisis arus penumpang untuk bandara.  

Partisipasi NEC dalam FTE Expo 2018 hadir setelah perusahaan membuat pitch serupa di AVSEC World Day 2018 event dan Global Airport and Passenger Symposium awal musim gugur ini, menunjukkan kegiatan mengintensifkan perusahaan di sektor perjalanan udara.

Keikutsertaan NEC dalam FTE Expo bisa jadi sebagai indikasi pertumbuhannya di APAC dan khususnya Singapura. Di mana NEC juga telah menyelesaikan uji coba smart city yang dilakukan bersama dengan pemerintah Singapura awal tahun ini dan dibangunnya pusat penelitian baru di Singapura pada bulan September lalu.

Related Articles

News Card image cap
News Card image cap
  andri  25 February 2020
 25 February 2020
News Card image cap
  andri  9 September 2019
 9 September 2019
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.