15 November 2018 | Andri - Redaksi | News

Sistem 'Naked Paymen' di KFC China Diperluas Hingga 300 Kios

Restoran cepat saji KFC (Kentucky Frein Chicken) di China setahun lalu telah memperkenalkan konsep baru dari KFC bernama KPRO yang mengintegrasikan beberapa teknologi terbaru untuk memudahkan pemesanan menggunakan ponsel dan pembayaran pengenalan wajah.

Yum China yang memegang hak untuk KFC di China membangun KPRO dengan membawa teknologi naked paymen atau sistem pembayaran berbasis biometrik bernama Smile to Pay yang terhubung dengan Alipay. Awalnya kolaborasi Alipay dan Smile to Pay digunakan untuk mengautentikasi transaksi pada platform pembayaran seluler Alipay. Kini di KPRO, sistem telah dipasang di kios swalayan sehingga pelanggan untuk memesan dan membayar tidak perlu lagi menggunakan kartu pembayaran fisik maupun perangkat seluler.

Sukses menjadikan KPRO di Hangzhou sebagai restoran KFC kelas atas, akhirnya Yum China akan memperluas sistem pembayaran Smile to Pay ini ke 300 lokasi lainnya di China. Dalam pernyataannya, Yum China menyebutkan ekspansi ini merupakan umpan balik dari tanggapan positif pelanggannya atas penyebaran KPRO.

Sistem naked paymen semacam ini sebenarnya telah banyak bermunculan di seluruh dunia, tetapi masih dalam tahap awal. Dengan sistem yang dibangun Yum China, ini bisa menjadi penerapan yang paling luas di dunia. Apalagi bisa dibilang China merupakan pasar yang sangat siap untuk teknologi ini, mengingat meratanya penggunaan pengenalan wajah pada pengawasan pemerintah dan aplikasi konsumen.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar