Share

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik segera menerapkan tilang elektronik atau e-tilang. Untuk mewujudkannya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik telah memasang CCTV dan melelang pengadaan Area Traffic Control System (ATCS). Sementara Satlantas Polres Gresik siap menindak para pelanggar.

Nantinya Dishub bisa langsung melihat plat nomor pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas (lalin) melalui ATCS yang dilengkapi CCTV. Dishub telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 juta untuk pengadaan ATCS. Rencananya, ada empat titik yang akan menjadi pilot proyek e-tilang CCTV tersebut. Yakni, perempatan Kebomas, Petro, perempatan Masjid Agung serta perempatan Bunder.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Gresik Heri Wahyu Riyanto membenarkan rencana tersebut. Namun untuk kepastiannya, pihaknya masih menunggu hasil dari proses lelang yang baru saja berlangsung. "Baru diumumkan lelangnya. Kami masih melihat ada yang menawar atau tidak," katanya.

Menurut dia, ATCS sistem terbaru memang dilengkapi dengan kamera CCTV yang bisa melakukan pembesaran gambar. Sehingga, bisa memperjelas pelat nomor pengendara yang melakukan pelanggaran. "Ini berbeda dengan ATCS yang telah dipasang di perempatan Segoromadu maupun perempatan GNI," ungkapnya.

Sementara untuk sistemnya sendiri saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan polisi. Apakah nanti bentuk tilangnya termasuk dengan pembayaran pajak atau seperti apa. "Kami masih koordinasikan dengan polisi terkait metode penerapannya," paparnya.

Sebagai langkah awal, Dishub dan Satlantas Polres Gresik mensosialisasikan rencana e-tilang kepada warga. Mereka memasang spanduk imbauan di sejumlah titik jalur protokol yang akan dipasang CCTV dan ACTS. Ada dua titik yang dipasang CCTV dan ACTS . Sehingga, memudahkan berkodinasi dengan dinas terkait. Misalnya, Dinas Perhubungan (Dishub) dalam memantau arus lalu lintas.

Terpisah, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik, Ipda Darwoyo, mengatakan saat ini kedua kamera CCTV itu telah dipasang di kedua akses jalan tersebut. Terkait dengan pemberlakuan sistem tilang elektronik. Mulai sekarang pihaknya telah melakukan sosialisasi agar pengendara tidak kaget. "Pemberlakuan ETLE itu sebagai peringatan serta shock therapy bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas," imbuhnya.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto menuturkan, pemberlakuan ETLE itu nantinya secara serentak dilakukan di sejumlah daerah di Jawa Timur. Salah satunya adalah di Polres Gresik. "Gresik merupakan salah satu pilot project terkait dengan pemberlakuan ETLE. Untuk itu, kami fokus dan mematangkan konsep tersebut sambil melakukan sosialisasi," pungkasnya.

Related Articles

News Card image cap
  denny  17 March 2017
 17 March 2017
Access Control Card image cap
  andri  2 November 2018
 2 November 2018
Access Control Card image cap
  denny  19 September 2017
 19 September 2017
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.