13 Maret 2019 | Andri - Redaksi | News

Inggris Perluas Radius Zona Larangan Drone di Bandara

Hanya dalam waktu beberapa bulan saja setelah drone menampakkan diri dengan melakukan pendaratan di salah satu pusat perjalanan tersibuk di Inggris, negara ini kini memperluas zona larangan terbang drone di sekitar bandara. Radius pelarangan terbang melebar dari 1 kilometer menjadi 5 kilometer atau sekitar 3 mil.

Pada bulan Desember, drone terlihat di dekat Bandara Gatwick yang menyebabkan operasi penerbangan ditutup selama lebih dari satu hari selama periode perjalanan liburan yang sibuk. Gangguan itu mempengaruhi lebih dari seribu penerbangan dan sekitar 140.000 penumpang, yang hingga kini polisi belum menemukan pelaku atau pemilik drone tersebut.

Aktivitas penerbangan juga berhenti selama sekitar satu jam di Heathrow pada Januari setelah sebuah drone terlihat di dekatnya. Akhirnya, kedua bandara tersebut memutuskan untuk membeli sistem anti-drone tahun ini.

Akibat ulah pengguna drone yang tidak bertanggung jawab tersebut, pemerintahan Inggris akhirnya mulai membuat RUU Drone untuk memperkuat posisi polisi sebagai penegak hukum dalam memberantas penyalahgunaan drone, termasuk kemampuan untuk menghentikan drone dan mencari orang-orang yang diduga menerbangkan drone di dekat bandara.

Jika nantinya RUU itu menjadi Undang-undang, maka itu juga akan memberi polisi kekuatan untuk mengakses data yang disimpan di drone. Mereka yang secara sembrono membahayakan penerbangan dengan drone saat ini akan menghadapi hukuman penjara lima tahun.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar