23 Maret 2019 | Andri - Redaksi | News

Mobil Volvo Bakal Dipasang Kamera untuk Mendeteksi Pengemudi Mabuk

Produsen mobil mewah asal swedia, Volvo, mengumumkan rencananya untuk merancang kendaraannya dengan kelengkapan kamera dan sensor di dalam mobil untuk memerangi pengemudi yang dalam keadaan mabuk atau dalam kondisi yang tidak baik. Jadi, nantinya mobil secara otomatis dapat membatasi kecepatannya jika pengemudi tidak merespon sinyal peringatan yang ada. Selain itu, mobil juga dapat memberitahu layanan Volvo on Call (yang akan menghubungi pengemudi) atau bahkan mungkin memperlambat dan memarkirnya. Kemudian, Volvo on Call dapat mengirim bantuan tambahan jika diperlukan.

Kamera dan sensor akan memperhatikan faktor-faktor seperti pengemudi menutup mata dalam waktu yang lama, tidak memperhatikan ke depan jalan dalam waktu yang lama, hingga tidak menggerakkan stir dalam waktu yang lama. Volvo berencana untuk mulai memasang sensor dan kamera di semua mobilnya mulai awal 2020-an. Mulai dari model tahun 2021, semua mobil Volvo juga akan memiliki kecepatan tertinggi 180kph (112mph) untuk menghentikan kecepatan yang berlebihan.

Namun yang menjadi kekhawatiran dari keberadaan kamera dan sensor baru ini adalah pengemudi akan merasa tidak nyaman dengan teknologi pengawasan yang ditanamkan di mobil Volvo tersebut. Pengemudi akan merasa diawasi sepanjang perjalanan akan membuatnya tidak nyaman. Volvo pun menyadari hal ini, karenanya Volvo akan mendiskusikan lagi apakah nantinya kamera dan sensor ini bisa di non aktifkan. "Nanti, kami akan pastikan lagi apakah pembuat mobil memiliki hak atau bahkan kewajiban untuk menginstal teknologi pengawasan ini ke dalam mobil yang dapat mengubah perilaku pengemudinya." 



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar