Share

Perusahaan teknologi raksasa asal China, Huawei, baru saja memperkenalkan ponsel flagship terbarunya Huawei P30 dan P30 Pro dengan ukuran yang lebih besar. Sebagai ponsel andalan untuk segmen atas ini, tentunya sistem keamanan untuk membuka ponsel juga menggunakan teknologi terkini berupa sensor sidik jari in-display.

Dalam keterangan, solusi biometriknya tersebut dibekali oleh pemasok teknologi biometrik yang berbasis di China, yaitu Goodix. Menurut Huawei, dengan membawa teknologi sidik jari in-display pada posnel terbarunya ini akan memperkuat posisi Huawei di pasar ponsel yang tampaknya semakin banyak yang tertarik dengan teknologi biometrik ini.

Sedangkan untuk fungsionalitas sensornya sendiri, TechRadar yang sempat mencoba dan merasakan sensor pada ponsel Huawei ini berkomentar "tampak cukup cepat". Namun, situs teknologi tersebut mengingatkan untuk mengetahui keandalan sensor ini harus diuji dalam jangka waktu yang panjang. Sama halnya dengan CNET, dikatakan "tidak pasti" jika optik sensor sidik jari P30 Pro lebih cepat dari sensor ultrasonic in-display yang digunakan dalam Samsung Galaxy S10. "Semua akan menjadi jelas setelah digunakan berhari-hari dengan puluhan kali penggunaan sehari."  
 
Bagaimanapun juga, terlihat jelas fokus utama Huawei dengan smartphone terbarunya ini adalah kemampuan kameranya, di mana telah ditanamkan sistem kamera Leica Quad di bagian belakang, yaitu kamera utama dengan sensor beresolusi 40 MP, lensa sudut lebar 20 MP, lensa zoom 8 MP, dan sensor berteknologi Time of Flight. Pada bagian depan Huawei memasang kamera selfie beresolusi 32 MP.

Related Articles

News Card image cap
  denny  12 March 2017
 12 March 2017
News Card image cap
  sukron  12 April 2016
 12 April 2016
News Card image cap
  andri  19 September 2018
 19 September 2018
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.