12 April 2019 | Andri - Redaksi | News

ShotSpotter Labs Berikan Perlindungan Satwa Liar

Penyedia solusi pendeteksian tembakan, ShotSpotter, memperkenalkan unit inovasi teknologi barunya bernama ShotSpotter Labs untuk memperluas upaya perusahaan dalam mendukung perlindungan satwa liar dan lingkungan. Peluncurannya ini awalnya difokuskan untuk membantu memerangi perburuan badak di Afrika Selatan. Akhir tahun ini, direncanakan untuk mengeksplorasi aplikasi lain untuk perlindungan satwa liar global seperti memerangi penangkapan ikan ilegal di Malaysia dengan sensor bawah air.

Sejak tahun 2014, ShotSpotter telah memulai uji coba teknologi pendeteksian tembakannya di Zona Perlindungan Intensifikasi Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan, yang menampung 60% badak yang tersisa. Mengingat luasnya taman, sebagian besar insiden perburuan tidak terdeteksi sehingga masih ditemukan bangkai hewan liar. Dengan diperkenalkannya ShotSpotter untuk mendeteksi, menemukan dan mengingatkan penjaga hutan akan kejadian penembakan dalam waktu kurang dari 60 detik, akhirnya telah menghasilkan penangkapan pemburu gelap di area jangkauan.

Managing Executive Taman Nasional Kruger, Glenn Phillips, menyebutkan dengan bantuan ShotSpotter membuat petugasnya dapat mengetahui lokasi tembakan yang tepat dalam hitungan detik. "Kecepatan dan akurasi respons yang dihasilkan tidak hanya meningkatkan peluang kami untuk melakukan kontak dan penangkapan, tetapi seiring waktu kami berharap dapat mengirim pesan yang kuat kepada para pemburu liar untuk menjauh," tandas Phillips.

Selain memperluas area cakupan secara signifikan di taman, ShotSpotter Labs berencana untuk berintegrasi dengan pesawat tanpa awak atau drone untuk pengiriman otomatis ke koordinat latitudinal dan longitudinal yang tepat dari tembakan. Drone akan menyediakan streaming video ke penjaga agar mereka dapat melacak pemburu.

Mengingat bentangan Taman Nasional Kruger yang luas tanpa listrik yang tersedia untuk sensor daya, maka sistem anti perburuan liar ini akan menggunakan sensor bertenaga surya. CEO ShotSpotter, Ralph A. Clark, mengatakan, ini merupakan kesempatan baginya untuk mengembangkan teknologi inovatif yang akhirnya dapat dimasukkan ke dalam produk inti pada bisnisnya.

"Kami ingin melakukan hal yang baik dengan membuat perbedaan untuk membantu hewan-hewan luar biasa ini bertahan hidup untuk generasi mendatang melalui inovasi yang kami kembangkan," ujar Clark.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar