10 Juli 2019 | Andri - Redaksi | News

FlytBase Menyoroti Pentingnya Drone untuk Keamanan dan Pengawasan

Perusahaan otomasi drone untuk enterprise, FlytBase, Inc., baru-baru mengeluarkan white paper yang menyoroti faktor-faktor penting dalam penyebaran drone otonom untuk aplikasi keamanan dan pengawasan.

Dalam hal ini, perusahaan yang berbasis di California, AS, mencatatkan adopsi berdasarkan kurva perjalanan dari fase ‘early adopter’ ke fase ‘early majority' dalam penyebaran drone keamanan industri dan komersial memerlukan tiga hal ini, yaitu perangkat keras yang andal dan siap pakai,
perangkat lunak agnostik berbasis cloud, serta kecepatan time-to-value didorong capex yang rendah dan integrasi tanpa batas.

Penggunaan pesawat tanpa awak atau drone dinilainya dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai keterbatasan dalam menyediakan keamanan dan pengawasan 24/7, seperti operasi malam hari yang berbahaya, pengawasan lokasi yang sulit dijangkau, blind spot CCTV, kewajiban terkait patroli manusia dan helikopter, kebutuhan akan situational awareness dalam keandaan darurat secara real-time, dan lainnya.

CEO FlytBase, Nitin Gupta, menyebutkan saat ini pasar drone untuk profesional telah matang dengan pertumbuhan yang cepat beberapa tahun belakangan ini, sehingga drone komersial dapat digunakan secara komersial. Pada pasar keamanan fisik perlu diprioritaskan untuk otomasi dan penskalaan drone karena dapat menghemat waktu, biaya dan lebih aman. Selain itu, perangkat drone otonom dapat menciptakan nilai bisnis yang signifikan untuk industri ini.

"Patroli Drone akan membantu petugas keamanan dan memungkinkan lembaga keamanan, manajer risiko, direktur keamanan, sistem integrator, dan pemangku kepentingan lainnya untuk membuat keputusan yang lebih cepat dan lebih baik untuk merespon insiden secara real-time, operasi keamanan jarak jauh, event management, respons bencana, dan banyak lagi," ujar Gupta.



Share :
Laporkan Artikel

Komentar


Kirim Komentar