Share

Pemerintah Sri Lanka berencana untuk mengeluarkan Undang-undang Keimigrasian dan Emigrasi yang baru. Salah satu pembahasan dari UU ini mencakup penggunaan sistem elektronik dan biometrik untuk menyeberangi perbatasan di negara tersebut.

Berdasarkan laporan Sunday Times, UU baru dibuat untuk menggantikan yang lama disahkan pada tahun 1948. UU tersebut dinilai sudah tidak efektif lagi untuk mengatur pergerakan orang di dalam dan luar negeri. Pemerintah pun berharap undang-undang baru ini juga  membantu mengatasi masalah yang terkait dengan hak-hak migran, perdagangan manusia, kerja paksa dan perbudakan modern, hak suara dan tata kelola dalam migrasi. Selain biometrik, undang-undang ini mencakup pemrosesan aplikasi dan pemantauan sistem back end.

Sementara, kategori visa terpisah akan dibuat untuk memfasilitasi warga negara asing yang bekerja di negara tersebut dan lebih dari 2 juta penduduk Sri Lanka yang dipekerjakan di tempat lain di seluruh dunia juga dapat memperoleh manfaatnya. Menurut Sunday Morning, Remitansi pekerja merupakan bagian terbesar dari devisa di negara ini.

Perlu diketahui, Sri Lanka telah meluncurkan kartu ID nasional yang baru pada tahun 2017 dengan biometrik sidik jari.

Related Articles

Intrusion System Card image cap
  denny  18 March 2016
 18 March 2016
News Card image cap
CCTV Card image cap
  desy  13 February 2018
 13 February 2018
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.