Share

Carrier, perusahaan yang membawahi beberapa merek sistem keamanan dan proteksi kebakaran, kini berstatus sebagai perusahaan mandiri dan terdaftar di New York Stock Exchange (NYSE). Hal ini terwujud setelah perusahaan induknya yakni United Technology Group (UTC) memutuskan untuk merger dengan Raytheon.

Carrier masih membawa merek-merek seperti LenelS2, Onity, Supra, Chubb, Edwards dan Kidde. Perusahaan ini memiliki sekitar 53.000 karyawan dan beroperasi di lebih dari 160 negara. Namun satu merek sistem keamanan mereka, Interlogix, sudah ditutup pada akhir 2019 lalu.

Menurut pernyataan perusahaan, Carrier kini memiliki fokus yang lebih baik dalam melakukan operasi dan strategi untuk jangka waktu yang cukup lama. Termasuk pula memperkuat dan mengembangkan bisnis utama, menambah rangkaian produk dan juga jangkauan layanan yang lebih luas.

"Carrier bersama segenap karyawannya akan terus berfokus untuk memberi solusi pada tantangan yang kritis. Mulai dari meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, melindungi suplai pangan dan obat-obatan dunia dan terus membuat manusia aman dan nyaman. Saya sendiri bangga dapat memimpin perusahaan ini," kata Dave Gitlin, President & CEO Carrier.

"Selama lebih dari satu abad, Carrier telah menjadi simbol keunggulan, dan hari ini, sebagai perusahaan mandiri, kami telah menetapkan strategi, visi, budaya, dan prioritas kami sendiri. Kami memiliki warisan yang tak tertandingi dan berharap untuk memberikan pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan kepada pemilik saham kami dan pemangku kepentingan lainnya," pungkasnya.

#Businness  #Article

Related Articles

CCTV Card image cap
  denny  11 September 2017
 11 September 2017
News Card image cap
  denny  31 January 2018
 31 January 2018
© 2019 Indo Security System. All Rights Reserved.